Latest Post

Aceh Agama Asean Games Balitbang Bapas Bea Cukai Bebas Narkoba Bela Negara Bencana Alam Bengkulu Berita Berita Video BNN BNPT Bom Lhokseumawe BPP Cabang Rutan Namlea Cabrut Lhoknga CPNS Daer Daerah Dindin sudirman Dir Yantah Dirbina Latkerpro Dirjen Imigrasi Dirjen PAS Dirjenpas Dirkamtib Ditjen PAS Ditjenpas DPO DPR Editorial PAS Ekonomi FORMATPAS Guantanamo Hak WBP HAKKI HAM HANI Hardiknas Hari PAS Harki Harkitnas HDKD Hukum HUT PAS HUT RI HUT RiI Imigrasi Imlek Informasi International Investigasi Irwil Itjenpas Ka. KPLP Kadiv PAS Kadivmin Kadivpas Kakanwilkumham RI Kamar Biologis Kanwilkumham Kanwilkumham RI Kasubag humas Kejagung Kejari Kejati Keluhan Napi Kementerian PUPR Kesehatan Kisah Sejarah Komisi III Komnas HAM Koruptor Kotabaru KPK KPR KPU Kriminal Kunker Lampung Lapaa Bengkalis Lapas Lapas Bangkinang Lapas Karang Intan Lapas Abepura Lapas Ambarawa Lapas Ampana Lapas Amungtai Lapas Atambua Lapas Balikpapan Lapas Banceuy Lapas Bandar Lampung Lapas Bandung Lapas Bangkinang Lapas Bangko Lapas Bangli Lapas Banjarbaru Lapas Banjarmasin Lapas Banjarsari Lapas Banyu Asin Lapas Banyuwangi Lapas Barelang Lapas Batam Lapas Batu Lapas Baubau Lapas Bayur Lapas Bayuwangi Lapas Bekasi Lapas Bengkalis Lapas Bentiring Lapas Besi Lapas Bima Lapas Binjai Lapas Bitung Lapas Blangpidie Lapas Blitar Lapas Boalemo Lapas Bojonegoro Lapas Bolangi Lapas Bondowoso Lapas Bontang Lapas Brebes Lapas Bukit Semut Lapas Bukit Tinggi Lapas Bukitsemut Lapas Bulukumba Lapas Ciangir Lapas Cianjur Lapas Cibinong Lapas Cikarang lapas Cilacap Lapas Cilegon Lapas Cilodong Lapas Cipayung Lapas Cipinang Lapas Cirebon Lapas Curup Lapas DIY Lapas Doyo lapas Garut Lapas Gobah Lapas Gunung Sindur Lapas Gunung Sitoli Lapas Gunung Sugih Lapas High Risk Lapas Indramayu Lapas Industri Lapas Jambi Lapas Jambula Lapas Jelekong Lapas Jember Lapas Kalianda Lapas Karanganyar Lapas Karangasem Lapas Karawang Lapas Kediri Lapas Kedungpane Lapas Kelas I Medan Lapas Kendal Lapas Kendari Lapas Kerobokan Lapas Kerobokanm Napi Lapas Kesambi Lapas Ketapang Lapas Klas I Medan Lapas Klaten Lapas Kota Agung Lapas Kotabaru Lapas Kotabumi Lapas Kuala Simpang Lapas Kuala Tungkal Lapas Kupang Lapas Kutacane Lapas Labuhan Ruku Lapas Labuhanbatu Lapas Laing Lapas Lamongan Lapas Lampung Lapas Langsa Lapas Lembata Lapas Lhokseumawe Lapas Lowokwaru Lapas Lubuk Pakam Lapas Lubuklinggau Lapas Lubukpakam Lapas Lumajang Lapas Luwuk Lapas Madiun Lapas Magelang Lapas Majalengka Lapas Makassar Lapas Malang Lapas Manado Lapas Manna Lapas Manokwari Lapas Maros Lapas Martapura Lapas Mataram Lapas Merah Mata Lapas Merauke Lapas Metro Lapas Meulaboh Lapas Mojokerto Lapas Muara Bungo Lapas Muara Sabak Lapas Muara Tebo Lapas Muara Teweh Lapas Muaraenim Lapas Muaro Sijunjung Lapas narkoba Baleendah Lapas Narkotika Lapas Ngawi Lapas Padang Lapas Palangkaraya Lapas Palembang Lapas Palendang Lapas Palopo Lapas Palu Lapas Pamekasan Lapas Pancur Batu Lapas Pangkal Pinang Lapas Pangkalan Balai Lapas Pangkalan Bun Lapas Parepare Lapas Pariaman Lapas Pasir Pangaraian Lapas Pasir Putih Lapas Pati Lapas Payakumbuh Lapas Pekalongan Lapas Pekanbaru Lapas Pematang Siantar Lapas Pemuda Tanggerang Lapas Permisan Lapas Permpuan Sigli Lapas Pohuwato Lapas Polewali Lapas Pontianak Lapas Porong Lapas Probolinggo Lapas Purwakarta Lapas Purwokerto Lapas Rajabasa Lapas Raya Simalungun Lapas Salemba Lapas Samarinda Lapas Sampit Lapas Sarolangun Lapas Sawahlunto Lapas Sekayu Lapas Semarang Lapas Serong Lapas Siantar Lapas Sidoarjo Lapas Silambue Lapas Singaraja Lapas Singkawang Lapas Slawi Lapas Sleman Lapas Sragen Lapas Sukabumi Lapas Sukamara Lapas Sukamiskin Lapas Sumbawa Lapas Super Maximum Lapas Surabaya Lapas Surakarta Lapas Tabanan Lapas Takalar Lapas Tanggerang Lapas Tanjung Pandan Lapas Tanjung pura Lapas Tanjung Raja Lapas Tanjungpandan Lapas Tanjungpinang Lapas Tarakan Lapas Tebing Tinggi Lapas Tebo Lapas Tegal Lapas Teluk Dalam Lapas Tembilahan Lapas Tenggarong Lapas Ternate Lapas Timika Lapas Tuantu Lapas Tuban Lapas Tulungagung Lapas Wamena Lapas Wanita Lapas Warungkira Lapas Watambone Lapas Way Huwi Lapas Way Kanan Lapas Waykanan Lapas Yogya Lapas Yogyakarta LapasTanjung Lapastik Bandung Lapastik Bayur Lapastik Langkat Lapastik Nusakambangan Lapastik Sungguminasa Lebaran LP Banceuy LP Banda Aceh Lpas Kembang Kuning LPKA LPKA Jambi LPKA Manokwari LPKA Martapura LPN Karang Intan LPN Pematang Raya LPP LPP Baloi LPP Martapura LPP Palangkaraya LPP Pangkalpinang LPP Tanggerang LPP Tanjungusta Mataram Medan Menhan Menko Polhukam Menkopolhukam Menkumham Menkumham RI Menpan-RB Mensos MPR Nabire Nap Napi Napi Anak Napi Teroris Narkotika Nasional Natal Nusakambangan Nusantara Nyepi Olahraga Ombudsman Opini OTT Over Kapasitas Padang Papua Pas PAS News Patroli Pemilu Pendidikan Pengadilan Pengamat Peristiwa Pers Pilkada Pilpres Polri Poltekip Presiden Produk Karya PUN Pungli Rakor Ramadhan Rekor MURI Remisi Revisi PP 99 Revisi UU Narkotika Revitalisasi Riau Rilis RKUHP Rupbasan Rutan Rutan Amurang Rutan Anak Air Rutan Bagansiapi-Ali Rutan Banda Aceh Rutan Bandung Rutan Bangli Rutan Barru Rutan Batam Rutan Batang Rutan Baturaja Rutan Bener Meriah Rutan Bireuen Rutan Bireun Rutan Blangkejeren Rutan Blora Rutan Bulukumba Rutan Calang Rutan Cilodong Rutan Cipinang Rutan Cirebon Rutan Depok Rutan Dolok Sanggul Rutan Donggala Rutan Enreakang Rutan Gianyar Rutan Gunung Sindur Rutan Idi Rutan Jantho Rutan Jepara Rutan Kajhu Rutan Kebonwaru Rutan Klas I Medan Rutan Kolaka Rutan Kota Bakti Rutan Kota Bumi Rutan Kotabumi Rutan Kotapinang Rutan KPK Rutan Kraksaan Rutan Kupang Rutan Labuhan Batu Rutan Lhoksukon Rutan Lubuk Sikaping Rutan Makassar Rutan Malabero Rutan Manado Rutan Marabahan Rutan Masamba Rutan Medaeng Rutan Mempawah Rutan Muara Dua Rutan Natal Rutan Nganjuk Rutan Padang Rutan Painan Rutan Pancurbatu Rutan Pangkep Rutan Pasangkayu Rutan Pekanbaru Rutan Pemalang Rutan Pontianak Rutan Purworejo Rutan Putusibau Rutan Rembang Rutan Salemba Rutan Sanggau Rutan Sawahlunto Rutan Sengkang Rutan Siak Rutan Sialang Rutan Sidrap Rutan Sigli Rutan Sinabang Rutan Singkil Rutan Sinjai Rutan Soasio Rutan SoE Rutan Solo Rutan Soppeng Rutan Sumenep Rutan Surabaya Rutan Surakarta Rutan Takengon Rutan Tanggerang Rutan Tanjung Rutan Tanjung Balai Karimun Rutan tanjung Gusta Rutan Tanjung pura Rutan Tanjungpinang Rutan Tapaktuan Rutan Trenggalek Rutan Unaaha Rutan Way Huwi Rutan Wonosobo Sekjen PAS Sekjenpas Sesditjen Sesditjen HAM Sesditjen PAS Sex Sidak Sipir Sosok Staf Ahli Menteri Staf Khusus Menkumham Super Maximum Security T. Saladin Tahanan Tahanan Kabur Teknologi Terpidana Mati TNI TPPU Uang Elektronik Waisak Wapres WBK/WBBM WNA


BANDA ACEH,(BPN) – Sebanyak Lima tahanan Polresta Banda Aceh kabur saat diberi makan sahur, Senin, 20 Mei 2019. Hingga kini napi yang sudah tertangkap baru dua orang.

Kapolresta Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto, membenarkan kabar ada lima tahanan yang kabur. Namun, ia membantah bahwa pihaknya kebobolan.

Mereka kabur dengan cara mendobrak pintu masuk dan sempat melawan petugas yang berjaga di sel.

“Ada, tapi bukan bobol. Saat diberi makan sahur didobrak pintu masuk dan dilawan petugas,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Dari lima orang yang kabur, pihaknya baru menangkap dua orang. Trisno menyebutkan, napi yang kabur merupakan kasus narkoba empat orang dan pencurian satu orang. “Sempat melarikan diri 5 orang. Dua sudah ketangkap, 3 sedang kita kejar,” ujarnya.

Kini, pihaknya masih menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat pelarian para napi yang kabur.(Red/viva)


MANOKWARI,(BPN). Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Manokwari menggelar buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh tali silaturrahim dan kebersamaan serta sebagai wujud rasa syukur kita dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,(18/5/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat (Anthonius. M Ayorbaba), bersama dengan para Kepala Divisi, Pejabat Struktural, dan pegawai di lingkungan Kanwil maupun pegawai pada LPKA serta dihadiri oleh beberapa para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam kota Manokwari.

Selain kegiatan buka puasa bersama, diadakan juga kegiatan penandatanagan MoU pelatihan beladiri Taekwondo untuk para petugas dan WBP pada LPKA Kelas II Manokwari antara Plt. Ketua Cabang Taekwondo Kabupaten Manokwari (Bondan Santoso) dengan Kepala LPKA Kelas II Manokwari (Yulius Paat). Adapun isian kesepakatan Bersama antara lain:

1. Pihak pertama meresmikan Dojang Taekwondo LPKA Manokwari berdasarkan No. Surat W31-PAS.PAS.10-03.HH.06.03 Tahun 2019 yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kepengurusan Dojang Taekwondo LPKA Manokwari dan mengakui secara definitif Dojang LPKA Manokwari sejak tanggal penandatangan MOU ini dilakukan.

2. Pihak Pertama mendukung sepenuhnya perkembangan dan prestasi Taekwondoin Dojang LPKA Manokwari, baik Petugas LPKA, Warga Binaan Pemasyarakatan LPKA, ataupun peserta umum yang nantinya turut bergabung dalam Dojang LPKA Manokwari. 

3. Pihak Kedua mendukung sepenuhnya dalam Pengembangan Cabang Olahraga Taekwondo khususnya di Kabupaten Manokwari.

Dalam  sambutannya kakanwil mengapresiasi positif kegiatan ini, dan Beliau menambahkan bahwa, pentingnya penggunaan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat, meskipun dalam bulan puasa aktivitas dikantor lebih dipersingkat, mensyukuri dan mengingat nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kita, manfaatkan bulan suci ramadhan ini dengan hal-hal yang positif agar ibadah puasa yang kita laksanakan ini benar-benar kita mendapat pahala.

Selain itu kegiatan penandatanagan MoU ini juga merupakan proses pembinaan yang akan dilakukan kedepan di LPKA kelas II Manokwari, kegiatan pembinaan ini sangat baik dan positif untuk itu seluruh petugas pada LPKA agar mendukung kegiatan pembinaan pelatihan bela diri Taekwondo bersama Cabang Taekwondo Kabupaten Manokwari yang sudah membuat MoU.

“ Saya berharap bahwa dengan pelatihan yang baik kita optimis bisa saja ada anak-anak dari LPKA manokwari yang bisa ikut tampil pada beberapa kejuaran taekwondo, dan saya juga berharap tidak ada yang mustahil jika mereka berlatih dengan baik dan didampingi dengan baik bisa saja ada nanti yang mewakili Papua Barat untuk PON 2020 di Tanah Papua. Tentu kita mengapresiasi penandatanganan MoU tersebut dan kita berharap ada evaluasi dan koordinasi dilakukan untuk kegiatan pembinaan ini dapat berjalan dengan baik”, ucap KaKanwil.

Diakhir kegiatan, KaKanwil yang di damping Kepala LPKA  melakukan pengecekan kesetiap Blok hunian untuk melihat kondisi blok pada LPKA Kelas II Manokwari.(Red/Rls)


LANGKAT,(BPN) - Sebanyak 62 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai, Kabupaten Langkat, yang melarikan diri pada saat peristiwa pembakaran lembaga pemasyarakatan tersebut, pada Kamis 16 Mei 2019, hingga kini masih buron.

"Petugas masih terus melakukan pencarian terhadap para narapidana yang melarikan diri," kata Kepala Sub Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Langkat AKP Arnold Hasibuan, di Stabat, Minggu 19 Mei 2019, seperti dilansir Antara.

Arnold Hasibuan mengungkapkan hasil pengecekan terakhir yang dilakukan ternyata jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai sebanyak 170 orang.

"Hingga saat ini yang berhasil ditangkap ataupun menyerahkan diri kembali sebanyak 108 orang sedangkan yang belum ditangkap atau masih melarikan diri sebanyak 62 orang," katanya.

Para napi yang belum tertangkap itu masing-masing adalah Zulkifli Zebua bin Sanil Arifin, Ferry Pratama Silitonga, Syawaluddin bin Anuar Wasyak, Taufik Wahyudi Ginting bin Miaman, Khairul Anwar bin Ahdat, Eriyan bin M Nasir, Iwan Taufik bin Baharuddin, Daviv Saragih bin Jefri Ari Saragih, Suriadi Ginting bin Suratman Ginting.

Selanjutnya Dedi Istianda bin Suardi, Muhd Zailan Nasution bin Saud Nasution, Chairul Azhari Pulungan bin Ahmad Damuri, Eko Prasetyo bin Binasar, Ucok Siregar bin Sugimun, Abdul Rahman Pulungan bin Umar, Andri Prabudi, Roni J Tampubolon bin Joni Tampubolon, Irwansyah bin Legiman, Daniel Gurusinga bin Padi Gurusinga, Rahmad Hidayat bin Samsir Nasution, Khairul Anwar bin Ahdat, Jamal Basri bin Abu Bakar, Amiruddin bin Mukhtar.

Kemudian Muhammad Rizky bin Muslim, Ali bin Salim, Syawalul Bahri bin Misrah, Novriansyah bin Sunardiman, Azmar, Sulaiman bin Usman, Sulaiman Saat bin Saat, Riski Gunawan bin Rono, Burhanuddin bin Rafi, Taufik Wahyudi Ginting bin Arhum Laman Ginting, Alfansyah bin Alamsyah, Sofwan Arqam, Fahmi Lubis bin Ridwan Lubis, Syafrizal bin Johan, Doni Atmaja, Syahril bin Arani, Hendra Sinaga bin ganti Sinaga.

Juga Zulkifli Sinaga bin Rizaman Sinaga, Ibrahim bin M Saleh, Eri Afrida, Abdul Halid bin Rasian, Supriadi bin Mukmin, Agus Tono, Ali Amrin Hasibuan bin Addin Hasibuan, Andri Prabudi, Sarman Syahputra bin Ibrahim, Muhammad Rizki Lubis bin Mhd Tayib, Muhammad Rizky Siregar, Muhammad Isa Daulay, Muhammad Bani bin M Tamin, Zetliandari Nasution bin Aswan Nasution, Rudianto bin Alinafiah, Fadli bin Sugianto, Saprizal saragih bin Zumakir Saragih, Rimpal Falestin bin M Yasim Mahmud, Azmar, Sudirman bin Ismail dan Octo Prabudi bin Putra.(Red/OKZ)


JAKARTA,(BPN) -Sebanyak 63 Satuan Kerja Pemasyarakatan (Satker Pas) siap berjuang untuk menembus predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) setelah berhasil melewati Evaluasi Penilaian Komponen Hasil.

”Kami sangat menaruh atensi agar Satker Pemasyarakatan ini lolos menjadi Wilayah Bebas Korupsi bahkan Wilayah Bersih dan Melayani,” ujar Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rilisnya, Minggu (19/5/2019).

”Kami sangat menaruh atensi agar Satker Pemasyarakatan ini lolos menjadi Wilayah Bebas Korupsi bahkan Wilayah Bersih dan Melayani,” ujar Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rilisnya, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya pembangunan zona integritas ini merupakan salah satu solusi permasalahan yang kerap dihadapi pemasyarakatan, seiring dengan revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang saat ini sedang dilakukan percepatan.

“Untuk meraih predikat WBK WBBM kita hanya butuh melaksanakan tugas dan fungsi kita secara benar dan sungguh-sungguh, seperti nafas yang terkandung dalam semangat revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan," imbuhnya.

Revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan merapakan program peningkatan kulitas penyelenggaraan pemasyarakatan melalui penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi.


63 Satker PAS yang saat ini berupaya keras menuju Zona Integritas tersebut terdiri dari 42 Lapas, 8 Rutan, 6 LPKA, 5 LPP, 1 Bapas serta 1 Satker Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yaitu Direktorat TI dan Kerja Sama. 57 Satker menuju ZI WBK dan 6 Satker menuju WBBM yang telah meraih predikat WBK pada tahun sebelumnya, yaitu Lapas Cibinong, Lapas Metro, Lapas Salemba, Lapas Cirebon, LPP Malang dan LPP Semarang.

Setelah 63 Satker PAS tersebut mampu melewati tahap Evaluasi Penilaian Komponen Hasil maka pada tanggal 20-27 Mei nanti, mereka akan berjuang keras untuk dapat melewati tahap Evaluasi Penilaian Komponen Pengungkit oleh Tim Penilaian Internal Inspektorat Kementerian Hukum dan HAM.

Utami mengharapkan 63 Satker ini mampu melewati tahap demi tahap penilaian hingga bisa merebut perikat Satker WBK/WBBM. 

Tahun ini kami harapkan 6 Satker yang telah WBK dan berjuang untuk WBBM, dapat berhasil gemilang dan 57 Satker lainnya mampu menembus wilayah Bebas korupsi WBK," harapnya.

Pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM dilaksankan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan instansi pemeritah

Seharusnya bisa dan harus bisa. Kalau 6 Satker saja sebelumnya mampu meraih predikat WBK, maka tahun ini harus lebih meningkat lagi. 

Harapan besar ke 63 Satker ini mampu menembus seluruh tahapan untuk meraih predikan WBK dan WBBM," tutup dia.(Red/Sindo)

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
JAKARTA,(BPN)- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Permasyarakatan (DitjenPAS) untuk melakukan evaluasi seluruh sistem di Lapas, baik sistem manajemen pengelolaan maupun pengawasan di dalam Lapas.

Hal itu menanggapi kasus ricuhnya narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Hinai, Langkat, Provinsi Sumatra Utara (16/5/2019) yang menyebabkan ratusan warga binaan kabur dan hingga saat ini sekitar 53 orang masih diburu polisi.

Politisi yang biasa disapa Bamsoet itu juga menilai kondisi lapas yang terbilang overcapacity tersebut menjadi pemicu utama warga binaan yang ada di lapas menjadi rusuh.

"Mendorong Kemenkumham melalui DitjenPAS untuk melakukan kajian kapasitas Lapas yang layak, serta melakukan penyesuaian antara jumlah sel tahanan dengan warga binaan yang ada," kata Bamsoet, Jumat (17/5/2019).

Ia juga menyoroti warga binaan lapas untuk mendapatkan keterjaminan soal haknya yang tercatat dalam Undang-undang Nomor 12 tahun 1995 tentang permasyarakatan.

Selain itu untuk napi yang sampai saat ini belum ditemukan, Bamsoet meminta pihak kepolisian untuk terus melakukan pencarian hingga seluruh napi dapat tertangkap.

"Mendorong Kepolisian untuk terus melakukan pencarian warga binaan yang kabur hingga seluruhnya dapat tertangkap, mengingat hal tersebut akan meresahkan masyarakat sekitar," ucapnya.

Bamsoet juga ikut menyarankan agar masyarakat bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pencarian napi yang kabur dari lapas Narkotika Kelas III Hinai.
"Mendorong Lapas Narkotika Kelas III Hinai berkerja sama dengan Kepolisian untuk menyebarkan identitas warga binaan yang masih buron agar masyarakat dapat membantu pencarian dan melaporkan jika mendapati orang yang ciri-cirinya serupa dengan identitas yang disebarkan," tutupnya. (Red/Akurat)


BAPANAS- Kepala Lapas Narkotika Langkat  bersama seluruh petugas jajarannya  yang bertugas di dalam Lapas Narkoba Kelas III Kabupaten Langkat dinonaktifkan alias dicopot. 

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly saat mengunjungi langsung ke lapas narkotika langkat pada Sabtu (18/5). Keputusan ini dibuat setelah kerusuhan besar terjadi di lapas ini Sabtu (28/5) lalu.

Dalam kunjungan ini, Yasonna melakukan berbagai evaluasi agar kerusuhan tak terulang kembali dengan menonaktifkan seluruh pegawai Lapas.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Langkat, Bahtiar Sitepu dinonaktifkan dari jabatannya. Sebagai penggantinya sementara ini Kakanwil Kemenkumham Sumut menunjuk M Tavip Kabid Pembinaan Kemenkumham Sumut sebagai pelaksana harian Kalapas Narkotika Klas III Langkat.

“Hari ini Kalapas dinonaktifkan. Bukan hanya Kalapas, tapi seluruh pegawai yang ada di sini diangkut. Jangan dulu masuk ke Lapas, ini orang berbahaya kalau ditaruh ke situ, buat penyakit,” ujar Yasonna saat meninjau langsung kondisi Lapas Narkoba Kelas III Kabupaten Langkat.

“Jadi bukan hanya kalapas karutan, semua yang ada di sini. Karena saya sudah dengar (masalah) tadi, (seperti) pungli dan lain lain. Semua diangkat, semua Bedol desa,” ungkapnya.

Ia mengaku sudah berulang kali mengingatkan para pegawai lapas dan rutan agar dilakukan bersih-bersih narkoba. Akan tetapi dalam praktiknya masih saja ditemukan pegawai yang melakukan pelanggaran sehingga memicu kerusuhan di dalam lapas.

“Dari dulu kita katakan bersih-bersih. Tapi kalau mental pegawai begitu, rusak semua. Ini sudah berulang kali terjadi. Nanti akan kita buat surat edaran buat penguatan dari Dirjen Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Pasca kerusuhan terjadi, warga binaan menyampaikan sejumlah tuntutan mereka. Yasonna mengaku tuntutan para penghuni lapas ini akan dievaluasi secara bertahap.

“Terkait koperasi, air, remisi dan sebagainya. Jadi untuk mengetahui kapan dia (napi) dapat remisi kita sudah punya remisi online. Hanya ini harus betul-betul dipastikan Bu Dirjen. Proses pengiriman harus melalui elektronik dari UPT ke Jakarta harus betul-betul online. Jangan lagi masih diantar-antar,” tegas Yasonna.

Selain itu saat kerusuhan terjadi, napi membakar 16 sepeda motor dan tiga unit mobil milik pegawai. Napi yang melakukan pembakaran akan diusut oleh pihak kepolisian dan tidak akan mendapat remisi. Sedangkan untuk perbaikan gedung lapas, Yasonna menambahkan akan diperbaiki secepatnya.

“Mudah-mudahan mereka (pegawai lapas) punya asuransi. Kita akan lihat siapa yang membakar, kita tenangkan dulu ini. Yang melakukan pembakaran tidak akan dikasih remisi. Kalau perbuatan kriminal ke polisi urusannya. Apalagi yang membakar itu. Boleh kamu lari-lari keluar, tapi kalau membakar itu kesalahan yang tidak dapat ditoleransi,” tegasnya.

Kakanwil Kemenkumham Sumut menyatakan, dari total jumlah napi penghuni lapas 1.634 orang, saat ini yang berada di dalam lapas sudah berjumlah 1.459 orang, satu di antaranya dirawat di RSUD Tanjung Pura.

Sementara total napi yang kabur saat peristiwa kerusuhan 176 napi, 113 diamankan dan 63 masih proses pengejaran lapas dan aparat keamanan.

Dari 113 tahanan saat ini dititipkan di Lapas Binjai 44 orang, rutan Tanjung pura 62 orang, Lapas Tanjungbalai 1 orang, Lapas 1 Medan 1 orang, Rutan Brandan 3 orang, Lapas Pemuda 1 orang, Polsek Hinai 1 orang.

Dikabarkan hari ini ada satu orang napi dibebaskan atas nama Redi Taluhoni yang habis menjalankan pidana 17 Mei 2019 pada pukul 15.42 WIB.

Untuk akses bertamu dan layanan lainnya, Lapas Narkotika Langkat sudah beroperasi seperti biasa dengan jadwal kerja selama Bulan Ramadan pagi hari mulai pukul 10.00-11.00 WIB. Untuk siang hari mulai pukul 13.30-14.30 WIB.(Red/ Tim)

Video berita terkait yang bersumber dari Humas Kemenkumham Ri dan Kemenkumham Sumut



MANOKWARI,(BPN)- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM ( KemenkumHAM) mengelar kegiatan buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) kelas III Manokwari, Jumat (17 Mei 2019).

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Pemasyarakatan dan seluruh pegawai muslim di Kanwil dan juga turut hadir Kepala Lapas Manokwari, Kepala Bapas kelas I Manokwari serta para pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Manokwari. Kegiatan tersebut berlangsung di mesjid At-Tarbiyah Lapas Manokwari.

Pada kesempatan tersebut,kakanwil juga turut hadir untuk berbuka puasa bersama dengan para WBP, dalam sambutanya kakanwil menyampaikan “semua yang dilakukan hari ini adalah bagian dari menghargai arti dan makna hidup yang sesungguhnya, bahwa kita harus saling peduli diantara satu dengan yang lain”, ucap KaKanwil.

Kakanwil juga berpesan kepada semua WBP, dibulan suci ini, manfaatkanlah waktu puasa dengan baik sehingga pada akhirnya bapak ibu semuanya dapat diberkahi oleh Tuhan yang maha kuasa. 

“Hanya orang yang dipidana mati, yang sudah tidak ada proses hukum, yang tidak lagi bisa mendapatkan perubahan, tetapi diluar pidana mati, segala hal bisa terjadi. Didalam UU Pemasyarakatan petugas disebut sebagai pembina dan harus memberikan 3 kepastian kehidupan bagi bapak ibu, yang pertama petugas harus memastikan semua WBP hidup dengan tenang dan damai, yang kedua harus memberi kepastian kehidupan, jadi hidup, kehidupan dan penghidupan dan juga harus dibekali dengan akhlak yang baik dan itu merupakan modal dasar untuk memperoleh kehidupan yang baik”, ucap kakanwil.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah oleh  ustad Ali Mustofa, dan di akhir ceramah dilanjutkan dengan Sholat magrib berjamaah dan buka puasa bersama.(red/Rilis Kemenkumham Pabar)


BAPANAS- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Pangkep dan 250 orang pengunjung menikmati momen yang tak biasa dilakukan oleh narapidana/tahanan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan pada umumnya, terutama saat bulan suci Ramadhan.

Jika biasanya setiap WBP hanya dapat dikunjungi/dibesuk hingga siang hari saja, Kamis (16/05/2019), Rutan Pangkep memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengunjungi anggota keluarganya yang saat ini tengah menjalani masa pidana. 

Mereka diberi waktu sampai dengan adzan Maghrib berkumandang, sehingga dapat berbuka bersama. 

“Program yang bertajuk buka puasa bersama warga binaan dan keluarganya yang sudah terlaksana sejak tahun lalu ini merupakan salah satu program pemenuhan hak bagi WBP sekaligus peningkatan layanan bagi WBP dan masyarakat.

Tujuannya adalah untuk memulihkan kehidupan WBP dengan sedapat mungkin menyatukan mereka dengan keluarga dan kerabatnya, terlebih di bulan suci yang penuh berkah ini, kami berupaya memfasilitasi agar silaturahmi mereka dapat terjalin dengan baik,” ujar Karutan Pangkep Ashari, A.Md, IP, SH, M.Si. .

Pendaftaran kunjungan dimulai pukul 16.00 WIB dan kegiatan ini berakhir pada pukul 18.30 WIB. Setiap WBP diperbolehkan menghadirkan anggota keluarga/kerabatnya masing-masing dan diijinkan untuk membawa santapan berbuka puasa, tentunya dengan tetap melalui prosedur penggeledehan orang dan barang oleh petugas. 

“Harapan kami, Rutan Kelas IIB Pangkajene dapat melayani masyarakat dengan maksimal, sehingga masyarakat melalui keluarga WBP dapat berkolaborasi bersama petugas untuk mendorong Warga Binaan melakukan hal-hal yang positif, sehingga pembinaan terhadap mereka dapat dikatakan berhasil,” pungkas Ashari.(Red/Rilis Rutan Pangkep)


LANGKAT,(BPN)- Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Sri Puguh Budi Utami) mengunjungi Lapas Narkotika Langkat Pasca Kerusuhan, Jumat (17/05). 

Turut dalam rombongan Inspektur Wilayah V (Luluk Ratnaningtyas), Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Dewa Putu Gede), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Mhd. Jahari Sitepu), Kepala Divisi Administrasi (Indah Rahayuningsih), dan Kepala Divisi Imigrasi (Icon Siregar).

Dirjen PAS langsung menemui seluruh WBP yang berada di dalam Lapas. Utami berterimakasih dan mengapresiasi keadaan Lapas yang kembali kondusif dan aman, begitu juga dengan Warga Binaan yang tidak melarikan diri. 

Utami menyampaikan akan merampungkan secepatnya Undang-undang Pemasyarakatan yang akan mempermudah WBP dalam berbagai hal selama menjalani masa hukumannya.

Utami juga mendengar sejumlah keluhan dari para WBP dan berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan berusaha menuntaskannya. 

Kemudian Utami memberikan keterangan kepada para awak media, Utami menyampaikan akan melakukan evaluasi mengenai masalah-masalah yang menyebabkan kejadian ini dan menindak tegas jika terbukti bersalah. (Red/rilis  kemenkumham sumut)
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Informasi BAPAS. Theme images by mariusFM77. Powered by Blogger.