Banda Aceh- Terungkapnya bebas masuk lapas napi korupsi di Lapas Banda Aceh bukan sekedar cerita isapan jempol belaka.
Sejumlah sumber anonim dikalangan internal lapas menyebutkan pengeluaran napi korupsi IA alias AM dengan alasan berobat sepengetahuan oknum kalapas.
Dengan modus berobat dengan dikawal oleh petugas yang juga ajudan kalapas napi AM bebas berkeliaran diseputaran Banda Aceh hingga pulang kekediamannya dipulau Sabang.
" Modusnya berobat ke rumahsakit,nanti dikawal sama si Ilham ajudan kalapas,padahal nongkrong di resto atau cafe sampai pulang kerumah di Sabang ",ungkap salahsatu sumber internal,Kamis (27/8) melalui sambungan telepon seluler.
Ironisnya pelanggaran ini diketahui persis oleh oknum Kabid keamanan dan patnal Ditjenpas Aceh namun dengan sengaja menutup-nutupi pelanggaran tersebut.
" Kalau dikanwil ada Kabid patnal pak Edi,dia sepengetahuan dia juga kalapas ini kerja sama sama pak Edi Kabid itu ",ujarnya.
Bahkan informasi yang diterima redaksi media ini menyebutkan atas kebebasan tersebut oknum kalapas dan oknum Kabid dikanwil Aceh juga menikmati aliran dana setiap kegiatan perjalanan keluar kota maupun kegiatan didalam lapas.
" Mana ada yang gratis bang, semua dibayarlah, nanti kalau ada acara di lapas atau kegiatan apa aja, itu napi yang tanggung, ini pak Kabid dan pak kalapasnya cuti kan itu biaya ya pasti juga ditanggung sama napi itu sampai balik kemari lagi ",pungkasnya.
Namun ketika redaksi menanyakan apa semua ini diketahui oleh kakanwil Ditjenpas Aceh yang baru ini atau tidak,sumber mengatakan dirinya masih menelusuri dan menyelidiki belum berani mengatakan karena belum didapatkan faktanya.
" Kalau ini semua diketahui atau tidak oleh pak kakanwil saya belum berani mengatakannya karena masih saya selidiki,belum saya dapatkan fakta dan buktinya,nanti jika sudah saya dapatkan saya kabari abang lagi ",cetus sumber tersebut.
Sementara itu Kabid Keamanan dan Patnal Kanwil Ditjenpas Aceh Edi Mulyono yang dihubungi melalui sambungan selulernya membantah informasi tersebut.
Edi menyampaikan setiap ada laporan ataupun informasi tim nya akan selalu menindaklanjuti dan dirinya juga membantah adanya menerima apapun seperti diberitakan.
" Baik terima kasih informasinya, berarti ada 2 pertanyaan ya bang
1. Pertanyaanya terkait mengetahui namun sengaja ditutupi, baik saya jawab itu tidak benar, jawabanya pada prinsipnya setiap ada informasi / aduan di UPT, tim patnal kanwil melakukan pendalaman dan menindaklanjuti.
2. Pertanyaanya berikutnya bahkan ikut menikmati kontribusi jawabanya, saya tegaskan tidak benar saya tidak pernah menikmati kontribusi dimaksud, kalau memang ada bukti monggo tunjukan bang jangan jadi sekedar asumsi / rumor...terima kasih ya bang ", tulisnya menjawab konfirmasi redaksi (red)

Post a Comment