YARA Sebut Kurung 16 Napi di Sel Isolasi 4 Bulan Tidak Manusiawi


Basri
BANDA ACEH,(BPN)- Perlakuan tidak manusiawi yang dialami oleh 16 narapidana di lapas banda aceh kian menjadi sorotan publik, betapa tidak ke-16 napi yang sebelumnya ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian terlibat dalam kerusuhan lapas banda aceh tersebut sejak 4 bulan lalu di kurung dalam ruangan sempit tanpa pernah terkena sinar matahari.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menilai perlakuan yang dialami oleh para napi tersebut telah melenceng dari tujuan pemasyarakatan yakni pembinaan serta telah melanggar hak azasi manusia.
Hal ini disampaikan Koordinator YARA Wilayah Aceh Basri kepada redaksi melalui press realesenya, Minggu (3/6/2018).

“ Saya kira jika seperti itu perlakuannya ya tidak manusiawi dan jauh melenceng dari tujuan pemasyarakatan yakni pembinaan “,ungkap basri.

Kemudian melanjutkan, jika pihaknya juga jauh hari telah menerima laporan baik dari penghuni lapas lainnya maupun pihak keluarga napi terkait pengurungan napi di sel isolasi yang terlalu lama.

Menurut basri, jika memang para napi tersebut adalah pelaku dalam kerusuhan lapas banda aceh,polisi telah melakukan proses hukum.

Untuk itu basri meminta kalapas banda aceh jangan menjadikan dirinya sebagai penegak hukum serta mengurung para napi karena masalah pribadi.
“ Mana ada SOP nya kurung napi dikamar isolasi sampai 4 bulan,terkait mereka adalah pelaku kerusuhan kan sudah di proses hukum jadi kalapasnya jangan jadi penegak hukum kurung napi karena dendam pribadi “,cetus basri.

Pada akhir realesenya basri meminta pihak kanwil kumham dan ditjenpas segera mengevaluasi kinerja kalapas banda aceh dan kepala pengamanan yang dinilai agar tidak berlanjut perlakuan yang bertentangan dengan tujuan pemasyarakatan.

“ Harapan kami agar pihak Kanwil Kumham Aceh dan Ditjenpas segera melakukan evaluasi kinerja kalapas dan KPLP nya karena perlakuan mereka bertentangan dengan UU Pemasyarakatan “,pungkasnya.(Red/Rls)

1/Post a Comment/Comments

Post a Comment