Elly Yuzar, Sosok Kalapas Lhokseumawe yang Familiar

Pimred BAPANASNews T. Sayed Azhar bersama Elly Yuzar usai sertijab di Lapas Lhokseumawe,Kamis (/10/2017)
BAPANAS- Deretan mobil mewah terparkir didepan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Lhokseumawe,hari itu, Kamis (5/10/2017) menjadi akhir masa tugas Elly Yuzar sebagai Kepala Lapas Lhokseumawe yang akan mengemban tugas menjadi Kalapas Narkotika Pematang siantar,Sumatera Utara.

Baca: Pertama di Aceh, Galeri “ Karyna “ di Lapas Lhokseumawe, Pasarkan Hasil Karya Narapidana

Nawawi yang sebelumnya menjabat salahsatu Kabid di Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwil Kumham) Aceh yang menggantikanya sebagai Kalapas Klas IIA Lhokseumawe.

Prosesi acara serahterima jabatan berlansung pukul 16:00 WIB sederhana di salahsatu ruang didalam lapas lhokseumawe yang dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Edi Hardoyo,Kabid Jefri, staf kantor wilayah dan seluruh pejabat struktural Lapas Klas IIA Lhokseumawe.

Sertijab kalapas lhokseumawe
Dalam catatan dan pandangan redaksi, Elly Yuzar merupakan sosok kalapas familiar serta sangat berbeda dengan kalapas lain sebelumnya,disamping ramah,pandai bergaul,tegas,sosial juga bijaksana dalam mengambil kebijakan dalam setiap persoalan didalam lapas lhokseumawe.
Genap sudah 2 tahun 5 bulan Elly Yuzar memimpin lapas lhokseumawe yang banyak meninggalkan pesan dan bagi petugas dan para warga binaan.

Pasca kerusuhan napi yang menyebabkan dibakarnya sejumlah fasilitas serta gedung lapas beberapa tahun lalu, elly yuzar mendapat kepercayaan dari Sesditjen Rusdianto kala itu untuk membenahi lapas lhokseumawe.

Baca: Pameran Unggulan Napi 2017, Stand Kanwilkumham Aceh Ramai Diminati Pengunjung


Stand terbaik 
Pada tahun pertama elly menjabat kalapas lhokseumawe dirinya mulai membenahi gedung serta moral dan kedisiplinan petugas,disamping itu dirinya mulai secara perlahan melakukan pendekatan pada setiap napi.

Dengan keterbatasan anggaran dan kecilnya lokasi, Berbaga kegiatan pembinaan mulai dijalankan,bahkan elly juga menjadi salahsatu kalapas di Aceh yang berhasil menjadikan lapas lhokseumawe sebagai lapas produksi.

Hal ini ditandai dengan dibangunnya sebuah galeri yang diberi nama Karyna dimana di galery ini menjual semua barang dan hasil karya napi,mulai barang furniture seperti lemari,kursi,meja, rak piring hingga kerajinan tangan lainnya.

Baca:Pertama Sekali, Lapas Lhokseumawe Kurban 5 Ekor Sapi untuk Napi

Bukan itu saja,tepat didalam galeri tersebut juga menyediakan isi ulang air minum yang kesemuanya hasil penjualan dapat dinikmati oleh petugas dan napi.

Bom lapas lhokseumawe
Demikian juga berbagai tantangan juga pernah dialami oleh elly ketika bertugas dilapas lhokseumawe mulai teror pelemparan bom molotov hingga meledaknya bom didalam lapas yang dilakukan oleh salahsatu napi.

Bahkan pada beberapa bulan sebelum SK Mutasi diterbitkan elly yuzar sempat menunaikan janjinya pada napi pelaku peledakan bom untuk mewujudkannya mendapatkan sepasang tangan palsu.

Baca: Diduga Korban Ledakan Adalah Pelaku Bom Rakitan di Lapas Lhokseumawe

Menjelang terbitnya SK Mutasi, pria yang akrab disapa uda ini masih menyempatkan diri membantu perobatan anak salah seorang napi anggota din minimi.

Dekat diantara jurnalis
Namun diakhir masa tugasnya sebagai kalapas lhokseumawe ditandai sejumlah pelarian napi yang telah dipercaya dan dibantunya walau salahsatu napi berhasil ditangkap kembali.
“ 2 tahun 5 bulan saya bertugas di Lhokseumawe,banyak kenangan tidak terlupakan,baru saja meninggalkan Aceh ada rasa sedih...seperti ada sesuatu yang hilang, 2 tahun 5 bulan waktu yang cukup lama sehingga kenangan seperti rasa kopi arabica,semoga dapat kembali bertugas di Aceh “,tulis elly dalam sebuah pesan singkat yang dikirimkannya pada redaksi,Sabtu (7/10/2017).


 Redaksi: T. Sayed Azhar

1/Post a Comment/Comments

Post a Comment