Kasongan – Kegiatan Orientasi Program Manajer (PM) Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi Pejabat Struktural Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah resmi ditutup pada hari Sabtu (2/8).
Memasuki hari ketiga, rangkaian orientasi diisi dengan berbagai sesi pemantapan materi dan diskusi strategis terkait peran PM Rehabilitasi dalam mendorong implementasi program rehabilitasi berbasis pemasyarakatan yang lebih efektif, manusiawi, dan berdampak langsung terhadap pembinaan warga binaan.
Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah I PUTU MARDIANA, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan pentingnya penyamaan visi dan komitmen seluruh jajaran dalam menyukseskan agenda reformasi pemasyarakatan.
“Kita tidak hanya melaksanakan tugas administratif. Kita mengemban tanggung jawab moral untuk membentuk sistem pemasyarakatan yang berdampak positif. Melalui orientasi ini, saya berharap seluruh PM Rehabilitasi dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan layanan pembinaan yang lebih berkualitas dan terukur,” tegas Kakanwil.
Orientasi ini diikuti oleh para pejabat struktural dari berbagai Lapas dan Rutan di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para manajer program dalam menyusun, mengelola, dan mengevaluasi program rehabilitasi, baik rehabilitasi medis maupun sosial, secara profesional dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Kakanwil mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat kolaborasi, inovasi, dan integritas dalam menjalankan tugasnya. "Kita satukan komitmen menuju pemasyarakatan yang berdampak," ujarnya.(Humas)
Post a Comment