Rutan Buntok dan Pemkab Barito Selatan Bahas Dukungan Pembangunan dan Implementasi KUHP Baru


Barito Selatan — Rutan Kelas IIB Buntok menjalin sinergi dan kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam mendukung program pemasyarakatan dan pembangunan daerah. 

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Kedua pihak membahas sejumlah agenda penting, termasuk pemanfaatan gedung untuk mendukung kinerja Balai Pemasyarakatan (Bapas) sesuai implementasi KUHP baru.

Peran Bapas dalam KUHP baru menjadi perhatian utama, di mana lembaga ini akan berperan penting dalam pelaksanaan pidana alternatif seperti pidana pengawasan dan kerja sosial. 

Bapas bertugas melakukan penelitian kemasyarakatan, memberikan rekomendasi, serta membimbing pelaku yang menjalani pidana non-pemenjaraan tersebut. KUHP baru juga menekankan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice), sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang mengedepankan pembangunan berbasis kemanusiaan dan ramah anak.

Selain membahas kesiapan pelaksanaan fungsi Bapas, pertemuan ini juga menyoroti rencana pembangunan Rutan baru guna menunjang pelaksanaan pembinaan yang lebih optimal bagi warga binaan. Tak kalah penting, turut dibahas pemberian Remisi Umum dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia serta Remisi Dasawarsa bagi warga binaan yang memenuhi syarat.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Plh. Karutan Buntok, Tigor Immanuel Hutabalian, A.Md.IP., S.H., M.H., didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Zulkifli, dan Plh. Kasubsi Pengelolaan, Ahmad, S.H., berdiskusi langsung dengan Bupati Barito Selatan, H. Edy Raya Syamsuri, Plt. Sekretaris Daerah, Dr. Ita Minarni, ST., MT., serta tokoh-tokoh Barsel, di antaranya mantan Bupati Ir. H. Bahrudin Lisa, mantan Ketua DPRD, dan mantan Wakil Bupati Ibu Aty Djoedir.

Seluruh program yang dibahas sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Pusat, serta Kepala Kantor Wilayah DitjenPAS Kalimantan Tengah, Bapak I Putu Mardiana, yang menegaskan pentingnya penerapan prinsip Huma Betang sebagai bagian dari Panca Bhakti Pawitan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang inklusif dan berkeadilan.

Melalui pertemuan ini, Rutan Buntok dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi demi pembangunan pemasyarakatan yang lebih adaptif, humanis, dan berorientasi pada masa depan warga binaan serta masyarakat secara luas.(Humas)

0/Post a Comment/Comments