Banjir Lapas Pekalongan, 331 Napi Dievakuasi Ke Lapas Nusakambangan

Napi lapas pekalongan saat dievakuasi didalam bus menuju nusakambangan 
PEKALONGAN,(BPN)- Air mengenangi Lapas Pekalongan hingga mencapai 50 - 1 Meter,sejumlah ruangan kantor yang berisi file data-data juga ikut kebanjiran'

Sebanyak 466 narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari total 769 WBP Lembaga Pemasyarakatan Pekalongan dipindahkan ke beberapa Lapas di wilayah Jawa Tengah karena musibah banjir Rob. Sebagian besar dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.


Banjir yang datang sejak Kamis (24/5/) hingga Jum'at membuat pihak Lapas Pekal;ongan tidak mau ambil resiko dengan melakukan evakuasi sebanyak 331 narapidana dari Lapas Pekalongn  kesejumlah lapas dan rutan terdekat.

Jebolnya sebagian tembok luar lapas menambah pertimbangan untuk melakukan evakuasi  yang dilaksanakan sejak kamis hingga Jumat malam  (25/5/2018) dengan menggunakan mobil tahanan.

Sementara itu  Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami menjelaskan sebanyak 331 di antaranya dievakuasi sementara ke Lapas di Nusakambangan, pada Jumat 25 Mei 2018.
Dirjenpas juga mengatakan Kondisi banjir Rob menyebabkan hunian kamar para napi menjadi tidak layak. Kemudian, ditambah lagi ketersediaan air bersih dan toilet terganggu. “Tentunya kondisi saat ini di Lapas Pekalongan tidak memadai untuk membina WBP," jelas Utami.

Sri menambahkan selain dipindahkan ke Lapas di Nusakambangan, beberapa napi juga sementara ditampung be beberapa lapas dan rumah tahanan (rutan). Ia menyebut antara lain seperti Rutan Salatiga, Rutan Batang, Lapas Slawi, Lapas Ambarawa, Lapas Kendal dan Rutan Pemalang menjadi tujuan evakuasi napi Lapas Pekalongan.

Koordinator Lapas Nusakambangan Hendra Eko Putranto mengatakan, sebanyak 331 napi pindahan dari Lapas Pekalongan saat ini menempati Lapas Besi. 

"Mereka tiba di  Dermaga Wijayapura Jumat 25 Mei 2018 sekitar pukul 4.00 dengan  delapan bus. Dikawal 100 personel Brimob, 331 napi asal Lapas Pekalongan menempati Lapas Besi," kata Hendra yang juga Kepala Lapas Batu. saat dihubungi Jumat.

Sementara Kalapas Besi Supriyanto menambahkan, sebanyak 331 napi tersebut menempati blok A, B C dan E. Terpisah dari napi teroris.

"Lapas Besi masih kosong sehingga ke 331 napi tersebut di tempatkan semua di Lapas Besi," jelasnya. 

Apakah penempatan tersebut permanen atau sementara, Supriyanto mengakui, kemungkinan sementara, dia mengaku hanya ketitipan saja. Pemindahan karena Lapas Pekalongan banjir dan dalam kondisi darurat. Setelah  tembok Lapas jebol akibat rob air laut.

"Sebagian besar kemudian dipindahkan ke Nusakambangan Lapas Besi yang daya tampungnnya  masih   banyak,: jelasnya.

Sebelum kedatangan 331 napi, Lapas besi dengan kapasitas 500 hanya diisi 14 napi terorisme pindahan dari  Mako Brimbob dan sembilan napi teroris rekrutmen.

Sebelumnya diberitakan, 58 tahanan kasus terorisme dipindah dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan. Lima bus mengangkut para tahanan terorisme ke Rumah Tahanan Negara Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Minggu 20 Mei 2018.

Riciannya, sembilan orang dari Lapas Besi, 24 orang dari Lapas Pasir Putih dan 25 orang dari Lapas Batu. Termasuk dua perempuan beserta satu bayi.



Berikut rincian narapidana Lapas Pekalongan yg sudah dievakuasi sampai dg malam ini :

I. Rutan Batang = 61 wbp

II. Nusakambangan = 331 wbp

III. Rutan Salatiga = 4 wbp

IV. Lapas Slawi = 25 wbp

V. Lapas Ambarawa = 10 wbp

VI. Lapas Kendal = 15 wbp

VII. Rutan Pemalang = 20 wbp

VIII. Lapas Brebes = 25 wbp

IX. Rutan Batang pindahan kedua = 50 wbp

Catatan :
° Jumlah awal = 769 wbp
° Jumlah yg sudah dievakuasi = 541 wbp
° Jumlah total wbp Lapas Pekalongan = 228 wbp, dengan rincian :
- Jumlah yg msh berada di Lapas Pekalongan = 226 wbp
- Bon BNNP Jateng = 2 wbp

Kontributor: Anang Saefulloh
Red/Editor  : T. Sayed Azhar

0/Post a Comment/Comments