BUNTOK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), mengambil langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan warga binaan dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pihak Rutan membagikan masker kepada seluruh warga binaan sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka tetap sehat di tengah kabut asap yang cukup pekat.
Kepala Rutan Kelas IIB Buntok, Febryanto, A.Md.P., S.H., M.H., mengatakan pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan.
“Karena melihat kondisi saat ini kabut asap yang sangat pekat sekali, kita membagikan masker serta cek kesehatan kepada warga binaan Rutan Kelas IIB Buntok,” kata Febryanto,
Menurutnya, kondisi kabut asap yang semakin pekat perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Dengan membagikan masker serta cek kesehatan, kita memastikan seluruh warga binaan sehat dan tidak ada yang terkena penyakit,” ujarnya.
Febryanto menegaskan, pihaknya akan terus memantau dan memeriksa kesehatan para warga binaan selama kondisi kabut asap masih terjadi.
“Kita akan selalu menjaga dan memeriksa kesehatan para warga binaan agar tetap sehat dan tidak terserang penyakit ISPA selama musim kemarau yang menyebabkan kabut asap ini,” tambahnya.
Selain membagikan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan, pihak Rutan juga membatasi aktivitas warga binaan di luar ruangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi paparan asap secara langsung.
“Melihat kondisi kabut asap yang sangat pekat dan sangat memprihatinkan, aktivitas warga binaan kita hentikan untuk beraktivitas di luar demi menjaga kesehatan mereka semua,” pungkasnya.(Humas)

Post a Comment