Buntok- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan. Meski berada di tengah keterbatasan lahan, Rutan Buntok berhasil kembali melaksanakan panen sayur yang ditanam secara mandiri di lingkungan rutan,Selasa (5/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sekaligus upaya nyata dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Adapun jenis sayur yang dipanen kali ini adalah kangkung, yang dibudidayakan dengan memanfaatkan lahan sempit secara optimal.
Hasil panen tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi internal, tetapi juga menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan inovatif.
Kepala Rutan Buntok, Febryanto, A.Md.IP.,S.H.,M.H. menyampaikan bahwa program ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk pembinaan positif yang memberikan manfaat langsung. Selain meningkatkan keterampilan warga binaan, kegiatan bercocok tanam juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kemandirian.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan kemauan dan pengelolaan yang baik, lahan terbatas pun bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Keberhasilan panen ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus berinovasi dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Rutan Buntok berkomitmen untuk terus konsisten dalam mendukung program pemerintah serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdaya guna.(Humas)

Post a Comment