Buntok, 5 Mei 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah nyata yang tengah dilakukan adalah pembenahan ruang perpustakaan sebagai sarana edukasi dan pengembangan diri.
Kegiatan pembenahan ini dipimpin oleh petugas Rutan, Haji Agus Sholihin, yang secara langsung mengoordinasikan penataan ulang koleksi buku. Petugas mulai mengelompokkan buku-buku baru dan lama, serta melakukan pendataan terhadap koleksi yang masih layak dibaca dan yang sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman.
Menurut Haji Agus Sholihin, penataan ini bertujuan untuk mempermudah WBP dalam mengakses bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Dengan pengelompokan yang lebih rapi dan terdata, WBP akan lebih mudah menemukan buku yang dibutuhkan, sehingga minat baca dan proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Pembenahan ini juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak-hak WBP dalam memperoleh layanan pembinaan yang layak, khususnya di bidang literasi dan pendidikan. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar yang aktif, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas diri WBP.
Ke depan, perpustakaan Rutan Buntok akan terus dioptimalkan agar semakin aktif dan produktif dalam menunjang program pembinaan pemasyarakatan, sehingga WBP memiliki bekal pengetahuan yang cukup saat kembali ke tengah masyarakat.(Humas)

Post a Comment