Tebing Tinggi- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP), khususnya di bidang pendidikan.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi dengan PKBM Raudhatul Hasanah dan PKBM Sri Melayu, yang berlangsung di Aula Lapas pada Rabu (08/04).
Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi, serta dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, jajaran pejabat struktural, staf, serta pimpinan dan tenaga pendidik dari kedua PKBM yang terlibat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan dari Kepala Lapas, serta sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi. Kegiatan inti berupa prosesi penandatanganan naskah kerja sama berlangsung khidmat, disusul dengan pertukaran dokumen MoU, sesi dokumentasi, pembacaan doa, hingga ramah tamah sebagai penutup acara.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menjamin pemenuhan hak pendidikan bagi WBP. Melalui sinergi dengan PKBM, diharapkan pelaksanaan program pendidikan formal dan nonformal seperti Paket A, B, dan C dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi warga binaan. Dengan adanya dukungan tenaga pengajar, kurikulum yang terarah, serta pelaksanaan ujian kesetaraan yang terstruktur, diharapkan WBP dapat memperoleh ijazah yang diakui secara resmi,” ujar Kepala Lapas.
Lebih lanjut, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi bekal penting bagi WBP dalam menghadapi kehidupan setelah masa pidana. Pendidikan diharapkan mampu membuka peluang kemandirian ekonomi serta memperlancar proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi. Ia menilai bahwa kolaborasi ini merupakan langkah positif dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, meskipun berada dalam lingkungan pemasyarakatan.(Humas)

Post a Comment